Showing posts with label PEMERINTAHAN. Show all posts
Showing posts with label PEMERINTAHAN. Show all posts

Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri di Provinsi Banten


Kegiatan percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Provinsi Banten dilaksanakan di Aula Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten pada Tanggal 11 Agustus 2023. Kegiatan dibuka oleh Asda II yang mewakili Sekretaris Daerah yang menghadirkan Kepala Daerah Provinsi Banten, Survey ID ( PT.Sucofindo, PT.Surveyor Indonesia dan PT. Biro Klasifikasi Indonesia) dan Pelaku Usaha Industri. 

Program P3DN Provinsi Banten pada OPD dilakukan pada masing - masing OPD dengan penerapan TKDN pada tiap barang dan jasa, membentuk PIC dan tim PD3N pada masing-masing OPD. Pada kegiatan tersebut juga dilakukan MoU dengan ID Survey yang ditandatangani Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten dan Bapak Andry Tandjaja selaku Direktur PT. Biro Klasifikasi Indonesia yang mewakili ID Survey. Pada acara tersebut juga dilakukan penyerahan sertifikat TKDN secara simbolis bagi Industri Kecil yang telah mendapatkan sertifikat TKDN.

Pegawai Dinas Perhubungan melakukan Kerja Bakti dengan tema bersih dan rapih ditempat kerja

 


Serang,-  Menindaklanjuti arahan Bapak Pj Gubernur Banten agar senantiasa menciptakan lingkungan kantor yang bersih, rapi dan hijau. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten bersama segenap pegawai ASN dan Non ASN Dinas Perhubungan Provinsi Banten baik yang di induk maupun yang di UPTD, melaksanakan kerja bakti di Lingkungan OPD Dinas Perhubungan Pusat maupun di UPTD  dengan tema "bersih dan rapih ditempat kerja".

Kegiatan Kerja Bakti tersebut langsung dipimpin oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Bapak Tri Nurtopo,M.T. beliau mengatakan " Tujuan kerja bakti ini disamping untuk membersihkan dan memperindah lingkungan juga untuk berolah raga agar seluruh Pegawai menjadi sehat dan terjaga kekompakannya. Manfaat kerja bakti lainnya adalah menumbuhkan sikap kekeluargaan atau keakraban di antara Pegawai Dinas Perhubungan Provinsi Banten"

Tahun 2024, Pemprov Banten Anggarkan Bantuan Desa Sebesar Rp107 Miliar

 


SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten pada APBD 2024 ini telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp107 miliar lebih untuk bantuan desa. Anggaran tersebut diperuntukan untuk 1.079 desa di empat kabupaten di Provinsi Banten.

Diketahui, dari total anggaran tersebut setiap desa akan mendapatkan bantuan keuangan sebesar Rp100 juta.

Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar mengatakan, bantuan keuangan desa ini dapat membantu mengurangi kebutuhan di desa.

“Mudah-mudahan dapat membantu, meskipun desa punya sumber pendapatan lain,” kata Muktabar, Kamis (4/1/2024).

Muktabar menjelaskan, anggaran itu bisa digunakan unuk apa saja yang dibutuhkan desa. Sebab Pemprov Banten hanya menerima usulan.

“Itu kan button up sifatnya, jadi kami hanya menunggu apa yang dibutuhkan desa. Prinsipnya kita menampung aspirasi,” jelasnya.

Sementara Ketua Apdesi Banten, Uhadi mengaku belum diajak rapat terkait pembahasan petunjuk pelaksana dan teknis telrkat penggunaan bantuan keuangan tersebut.

“Kita belum ada pembahasan anggaran itu untuk apa saja. Tapi yang jelas kami akan mengusulkan untuk peningkatan kapasitas kepala desa, karena itu penting,” kata Uhadi.

Uhadi mengaku mengapresiasi Pemprov Banten yang mau menambah bantuan keuangan tersebut. Sebab sebelumnya hnaya Rp60 juta.

“Artinya Pemprov Banten ada perhatian ke desa. Mudah-mudahan supaya segera ada pembahasan petunjuk pelaksana dan teknisnya,” pungkasnya. (Mir/Red)

Para Pecinta Hewan di Banten, Dulu Periksakan Hewan Keluar Kota, Kini di Banten Sudah Ada

 


Kisah haru datang dari para pecinta hewan di Banten, Margaret pecinta anjing asal Kota Serang mengaku tak perlu jauh keluar kota untuk periksakan kesehatan hewan. 

RS hewan Provinsi Banten berlokasi di Jalan Raya Cilegon, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang. RS rujukan pusat kesehatan hewan (Puskeswan) merupakan RS hewan pertama di Banten yang diresmikan tanggal 28 Desember 2023. 

Margaret memiliki anjing bernama Chino, dia mengatakan sebelum ada Rs hewan, dia rutin pergi ke Jakarta untuk memeriksakan hewan kesayangannya itu. 

"Sebelum ada Rumah Sakit hewan saya ke Pasar Minggu Jakarta, jadi lumayan butuh perjuangan dan sekarang udah deket," kata Margaret saat ditemui di lokasi. 

Dengan adanya Rs hewan, Margaret merasa terbantu dalam mengontrol kesehatan hewan kesayangannya dan tidak perlu menempuh jarak jauh lagi. Ditambah kata Margaret, Rs hewan dilengkapi oleh dokter-dokter resmi yang mumpuni di bidangnya dan terpercaya. 

"Namanya Chino, ini vaksin kedua vaksin para influenza biar sehat, sebelumnya vaksin bulan lalu dan rutin divaksin, cukup terbantu sekali adanya ini, kita gausah perlu jauh-jauh lagi, lebih enak kitanya dan dokter-dokternya resmi, kita percaya," ujar Margaret. 

Pecinta hewan lainnya yaitu seorang pemuda bernama Fajar, dia mengaku kini tidak perlu khawatir lagi jika hewan kesayangannya terjangkit penyakit karena bisa ditangani dan dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Hewan Provinsi Banten. 

Pria pecinta kucing lokal asal Kota Serang ini merasa senang adanya RS hewan, menurutnya jika kucingnya sakit bisa langsung dibawa ke Rs hewan Banten agar segera sembuh, selain itu di Rs hewan ini, Fajar juga bisa mendapatkan vaksin hewan gratis. 

"Saya vaksin F4 untuk kucing, seneng aja dapet gratis engga perlu ngeluarin uang banyak," kata Fajar saat ditemui di lokasi. 

"Kalo hewannya sakit bisa lebih gampang dan cepet sembuh biar engga kenapa-napa," terangnya. 

Pecinta kucing tidak hanya pemuda saja, pecinta kucing yang satu ini datang dari seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang didampingi suaminya, dia bernama bu Fajar, cat lovers (pecinta kucing) jenis persia campuran ini baru pertama kali datang ke RS hewan. 

Menurut bu Fajar, suatu perkembangan yang bagus bagi para pecinta hewan dengan hadirnya Rs hewan di Banten. 

"Baru kali ini kesini, alhamdulillah ada perkembangan yang pesat, bagus," kata bu Fajar. 

Dia berharap kucing-kucingnya setelah diberikan perawatan di Rs hewan bisa lebih sehat, ini juga sekaligus membantu para pecinta bewan lainnya untuk menjaga kesehatan hewan. 

"Kita berharap kucing lebih sehat, lebih baik, harapannya bisa membantu para pecinta hewan dalam rangka kesehatan hewan-hewannya," harapnya. 

Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet)  Dinas Pertanian Banten, drh Ari Mardiana mengatakan, pelayanan di Rs hewan Banten terdiri dari pelayanan klinik, pengobatan laboratorium, USG, vaksinasi dan lainnya. 

"Hampir semua dilayani contohnya adalah pelayanan klinik, pengobatan laboratorium, USG dan lainnya," tuturnya. 

Kata Ari, di Serang paling banyak pecinta kucing, anjing bahkan reptil lain juga ada. 

"Di Serang paling banyak Kucing dan anjing juga banyak, hewan kesayangan lain reptil, burung, musang, ular, kita kerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) kalo mau nangkep macan tutul, karena ahli bius dikita," pungkasnya. 

Setelah berdirinya Rs hewan ini, Ari menghimbau agar dimanfaatkan semaksimal mungkin sehingga bisa dirasakan manfaatnya dalam rangka menjaga kesehatan hewan. 

"Sekarang sudah berdiri Rs hewan tolong manfaatkan semaksimal mungkin, mudah-mudahan rumah sakit hewan ini bisa bermanfaat bagi pecinta hewan yang ada di Provinsi Banten dan mari kita jaga kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat yang ada di Provinsi Banten," harapnya. 

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Agus M Tauchid, menjelaskan dasar pendirian Rs hewan ini sudah tertuang dalam Amanat Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Tahun 2023-2026. 

Ditambah lagi pertumbuhan pet shop di Banten pesat, sedikitnya ada 120 pet shop (toko hewan) tersebar di Banten dan Volvo 342 (toko aksesoris hewan). 

"Amanat RPD Provinsi Banten Tahun 2023-2026 menekankan agar Banten harus memiliki rumah sakit hewan, bahwa di Banten pertumbuhan petshopnya cukup pesat sekali ada 120 pet shop dan volvonya 342," kata Agus. 

Sebelum adanya Rs hewan, di Banten sudah berdiri 15 Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang tersebar di Kabupaten/Kota. 

"Di Banten ada 15 puskeswan di Kabupaten/Kota, ini sangat membutuhkan Rs hewan rujukan, kalo yang darurat bisa kesini dan ditopang dengan SDM yang sangat mumpuni," katanya. 

Banten miliki 56 dokter hewan yang ada di Kabupaten/Kota termasuk paramedik, sehingga SDM di Banten sudah mumpuni untuk menangani kesehatan hewan. 

"Di Banten ada 56 dokter hewan yang tersebar di Kabupaten/Kota ditambah paramedik, menandakan bahwa SDM di Banten sudah mumpuni untuk menangani Keswan dan Kesmavet," jelasnya. 

Keberadaan Rs hewan ini lokasinya sangat strategis yaitu tidak jauh dari pintu tol Serang Barat dan bisa diakses oleh masyarakat baik dari Cilegon, Serang dan sekitarnya. 

"Kita lokasinya berada di lokasi yang strategis di pintu tol Serang Barat dan bisa diakses oleh yang dari Cilegon, Serang dan sekitarnya, disini ada pelayanan operasi, pelayanan steril, pelayanan pemeriksaan kehamilan, perawatan salon dan seterusnya," ungkapnya. 

Tidak hanya itu, Rs hewan Banten juga dilengkapi dengan 6 dokter hewan, 1 apoteker dan 6 paramedik. 

Saat ini yang dibutuhkan oleh Rs hewan adalah ambulan untuk memudahkan akses pasien hewan ke Rs karena sudah banyak permintaan penjemputan pasien hewan dari pemiliknya. 

"Kami butuh ambulan karena banyak pasien yang ingin dijemput," tuturnya. 

Sebagai informasi, Rs hewan buka setiap hari dari jam 08.00 pagi sampai sore, tersedia pula ruang rawat inap, kamar operasi dan fasilitas pendukung lainnya. 

"Kami tidak menerima hewan buas, ada ruang rawat inap, buka dari jam 8 pagi dan Sabtu-Minggu buka sampai jam 4 sore," jelasnya.

Desa Wisata Sukarame dan Cikolelet Banten Menjadi Alternatif Wisata Desa

 


Desa Wisata Sukarame dan Cikolelet Banten Menjadi Alternatif Wisata Desa Dilengkapi BBI dan BBWI 

Terdapat dua desa di Provinsi Banten masuk dalam urutan 50 desa terbaik se-Indonesia yang mendapatkan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) dari Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). 

Dua desa di Banten yang mendapatkan anugerah ADWI yaitu desa wisata Cikolelet di Kabupaten Serang dan desa wisata Sukarame di Kabupaten Pandeglang. Kedua desa ini mampu memanfaatkan potensi yang ada terutama dalam bidang parekraf. 

1. Desa Wisata Cikolelet
Desa wisata Cikolelet masih mengembangkan makanan tradisional yaitu emping melinjo, pengembangan produk ekonomi kreatif (Ekraf) dari Desa Wisata Cikolelet lainnya yaitu produksi susu kambing etawa, budidaya dan pengolahan jamur, membuat produk olahan limbah, hingga pembuatan dendeng ikan lele dan limbat.

Tidak hanya itu saja, desa wisata Cikolelet ditopang pula oleh keindahan dan potensi alamnya seperti Curug Lawang, Curug Kembar, Puncak Cibaja, hingga Gunung Pilar bisa wisatawan nikmati saat berkunjung ke Desa Wisata Cikolelet.

Masyarakat di sana juga masih mempertahankan tradisi lokal yaitu ngurah danau. Ngurah danau merupakan tradisi membersihkan danau yang diadakan setahun sekali. Seluruh masyarakat akan berkumpul ke danau yang mulai mengering dan mengambil ikan di danau.

Namun sebelum tradisi itu dimulai, terdapat rangkaian ritual doa terlebih dahulu yang dilakukan oleh masyarakat setempat. Selain tradisi ngurah danau, masyarakat desa wisata Cikolelet juga masih melakukan tradisi Mamaca, Rapah Kok, Rampak Kasidah, kendang Pencak Silat, tari Yalil, dan pertunjukan Calung.

Selain memiliki keindahan budaya dan tradisinya, jalur di desa wisata Cikolelet memiliki potensi sport tourism yang menguji adrenalin dengan bersepeda gunung di desa wisata Cikolelet. 

Masing-masing tradisi dan atraksi wisata ini memiliki potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang tinggi untuk terus dikembangkan, guna meningkatkan perekonomian masyarakat di desa wisata Cikolelet.

2. Desa Wisata Sukarame
Desa wisata Sukarame tereletak di daerah pesisir dimana masyarakatnya berinisiatif dalam menyelenggarakan wisata edukask konservasi alam bawah laut. 

Di sini, wisatawan dapat menikmati ekosistem bawah laut dan bisa turut serta melakukan transplantasi terumbu karang ataupun melakukan snorkeling. Selain mengembangkan potensi alam, masyarakat setempat juga meningkatkan peluang wisata berbasis kebudayaan dan kearifan lokal.

Tak sampai di situ saja, wisatawan juga dapat melakukan wisata edukasi dengan belajar seputar batik Pandeglang. Pengembangan batik ini tidak bisa dilepaskan dari banyaknya ragam motif batik Pandeglang, yang masing-masing motif telah terdaftar dalam Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Di bidang ekraf, pengembangan produk ekraf di desa wisata Sukarame yaitu seni kriya berupa kerajinan pahatan, kerajinan kerang, hingga olahan bambu khas Pandeglang. Produk ekraf ini pun bisa terus dikembangkan guna meningkatkan perekonomian lokal, dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.

Selain membatik, berwisata air, dan seni kriya, wisatawan juga dapat menikmati beragam pertunjukan kesenian khas desa wisata Sukarame, di antaranya Tarian Dzikir Saman, Tarian Ahlan Wa Sahlan, Kendang Pencak, Rampak Bedug, tradisi Ngoclok atau memancing gurita, serta Festival Perahu Ruat.

Hadirnya dua desa wisata ini tentu dapat meningkatkan potensi wisata yang ada di Banten guna mendukung Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata Indonesia (BBWI) sehingga akan berdampak baik bagi perekonomian masyarakat Banten, khususnya di desa wiisata Cikolelet dan desa wisata Sukarame.


Sumber : Kemenparekraf RI.

Disnaker Banten Buka Pendaftaran Pelatihan Kerja Bersertifikat BNSP, Segera Daftar

 


Pendaftaran Pelatihan Berbasis Kompetensi dan uji Kompetensi APBD gelombang I untuk Tahun 2024 telah dibuka di Banten. 

Pendaftaran pelatihan dibuka dari tanggal 15 sampai 22 Januari 2024, dengan beberapa tahapan yang harus dilalui sesuai jadwal yang telah ditentukan, yaitu : 

1. Melakukan pendaftaran dan tes secara online melalui linktr.ee/uptdlatkerprovbanten
2. Wawancara offline 22/24 Januari 2024
3. Pengumuman lulus tes pada 26 Januari 2024 
4. Mulai pelatihan tanggal 29 Januari 2024.

Setiap peserta wajib mengikuti tes online dan wawancara di kantor BLKI. Pelatihan APBD helombang I dibuka oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten di UPTD latihan kerja Disnakertrans Provinsi Banten dengan persyaratan wajib yang harus dilengkapi yaitu:
1. Memiliki KTP Provinsi Banten
2. Pendidikan mininal SMA/SMK
3. Lulus tes seleksi

Pembukaan pelatihan APBD gelombang I yang dibuka awal tahun 2024 ini diperuntukan sebagai  penunjang keterampilan kerja bagi generasi muda Banten.

Kejuruan yang dibuka pada APBD Gelombang 1 Tahun 2024 meliputi:
1. Kejuruan pengoperasian mesin bubut dan mesin freis
2. Kejuruan instalasi penerangan
3. Kejuruan instalasi tenaga
4. Kejuruan juru las 1 GMAW
5. Kejuruan juru las 1 SMAW 6G (khusus bagi yang memiliki sertifikat SMAW 3G) kelas A
6. Kejuruan juru las 1 SMAW kelas B
7. Kejuruan TIK-Program operator komputer
8. Kejuruan kecantikan kulit
9. Kejuruan menjahit
10. Kejuruan autocad gambar bangunan
11. Kejuruan teknik kendaraan ringan

Bagi yang sudah mendaftar dan mengikuti serangkaian prosedur pendaftaran, maka pengumuman hasil tes akan diumumkan melalui akun instagram @latihankerjadisnakerbanten

Setelah hasil pengumuman disampaikan, maka para peserta terpilih mulai mengikuti pelatihan. Selama pelatihan berlangsung, peserta juga akan mendapatkan fasilitas berupa sertifikat kompetensi dari BNSP, seragam dan makan siang.

Waktu pelaksanaan pelatihan dimulai dari Senin sampai Jumat jam 07.30 sampai 15.50 WIB. 

Untuk informasi lebih lanjut seputar pendaftaran, warga sedulur Banten pantau terus instagram @latihankerjadisnakerbanten, atau menghubungi nomor 08118176060. 

Semoga informasi ini membantu warga sedulur Banten dalam memperoleh atau meningkatkan kemampuan dibidang keahlian yang telah disebutkan di atas. 

Sumber : instagram @latihankerjadisnakerbanten

Jelang Pemilu dan Pilkada Serentak, Al Muktabar Pastikan Banten Aman dan Kondusif

 


Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024, suasana di Banten aman dan kondusif. 

Penjabat Gubernur Banten, Al Muktabar, mengatakan, Pemerintah Provinsi Banten secara rutin membuka Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama Kapolda Banten dan jajarannya, TNI, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, Kepala OPD, DPRD Banten, Pengadilan Tinggi, para Kepala Daerah dan berbagai pihak. 

"Keamanan Pemilu alhamdulillah secara umum sampai saat ini semua kondusif, saya intens membuka Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), ada Kapolda dan segenap jajarannya, kemudian ada Danrem, Kajati, bapak/ibu pimpinan, wakil-wakil pimpinan dan anggota DPRD, lalu kemudian dari Pengadilan Tinggi," ujar Penjabat Gubernur banten, Al Muktabar saat ditemui di Pendopo Gubernur Banten. 

Penjabat Gubernur Banten selaku perwakilan pemerintah pusat di daerah memiliki tugas melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait memastikan kelancaran pelaksanaan Pemilu. 

"Nah kita bersama berkoordinasi dengan pimpinan daerah secara makro punya tugas dan tanggung jawab dan Gubernur sebagai Wakil pemerintah pusat di daerah mengkoordinasikan itu, dibentuk juga Desk pemilu," terangnya. 

Dalam rangka menjaga keamaan saat Pemilu, Al Muktabar himbau masyarakat ikut pantau bersama pelaksanaan Pemilu. 

"Untuk kita sama-sama memantau, dan tidak kalah penting adalah kita menghimbau kepada masyarakat karena itu tugas dan tanggung jawab kita bersama," ucapnya. 

"Jadi mohon berkenan juga memberikan informasi yang sejuk, berita-berita yang baik, positif sehingga kondisi fisik daerah dan tanggung jawab kita bersama guna menjaga stabilitas daerah," sambungnya. 

Lanjut Al Muktabar, dalam rangka mewujudkan stabilitas daerah berlangsung aman dan kondusif menjadi bagian tanggungjawab bersama. 

Untuk diketahui, pada Rabu 24 Januari 2024, Pemerintah Provinsi Banten bersama Forkopimda dan penyelenggara Pemilu telah melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) terkait pembentukan Desk Pemilu. 

Pembentukan Desk Pemilu Provinsi Banten sebagai tindak lanjut Surat Edaran (SE) dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) nomor 100.2.2/6474/S.T tentang Peningkatan Peran Aktif Forum Koordinasi Pimpinan di Daerah (Forkopimda) Dalam Mewujudkan Situasi Kondusif Jelang Pemilu dan Pilkada tahun 2024 tertanggal 1 Desember 2023.

Dimana dalam edaran tersebut, menyebutkan agar Forkopimda berperan aktif melakukan pertemuan rutin untuk mendeteksi secara cepat potensi gangguan keamanan dan ketertiban jelang Pemilu dan Pilkada serentak 2024.

Al Muktabar mengungkapkan, mendekati pelaksanaan Pemilu yang tinggal menghitung hari, pemerintah bersama seluruh jajaran terus melakukan penguatan persiapan pelaksanaan Pemilu termasuk pula penguatan jaringan internet. 

Selain itu, berbagai antisipasi potensi kejadian yang dapat mengganggu pelaksanaan Pemilu juga dilakukan agar hajat lima tahunan masa ini bisa berjalan dengan baik dan lancar.

“Kita akan memperkuat jaringan internet di beberapa titik yang masih terdapat zona blank spot,” kata Al Muktabar.

Menurut Al Muktabar, penguatan jaringan internet  penting dilakukan karena mekanisme pelaksanaan Pemilu saat ini memanfaatkan teknologi informasi pada tahapan perekapan dengan aplikasi e-rekap.

“Untuk itu akan ada tambahan penguatan sinyal. Dimana secara teknisnya nanti kita bersama stakeholder dipersiapkan,” ucapnya.

Kata Al Muktabar, jika dalam pelaksanaan Pemilu dan Pilkada terjadi banjir, Pemprov Banten sudah siapkan langkah-langkah mitigasi pemetaan daerah mana saja yang rawan bencana, termasuk dimungkinkan pemindahan lokasi TPS-nya.

Dalam Rakor itu dibahas pula pendistribusian logistik Pemilu 2024, dimana KPU Provinsi Banten telah mempersiapkan mekanisme pendistribusian logistik dengan baik termasuk ke pulau-pulau atau titik tertentu yang secara teknis diperlukan kerjasama antar stakeholder dan instansi pemerintah. 

“Khususnya dalam distribusi logistik di Pulau-Pulau atau titik-titik tertentu diperlukan dukungan bersama dan perlu koordinasi terutama bersama TNI dan Polri,” ungkapnya.

Awal Tahun 2024, Tiga Komoditas Utama di Provinsi Banten Memasuki Masa Panen


 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten mencatat pada Januari 2024 ini puluhan hektar tiga komoditas utama penyumbang inflasi, yakni bawang merah, cabe merah dan beras memasuki masa panen.


Dengan begitu, keseimbangan antara permintaan dengan pasokan dipasaran terjaga dengan baik, sehingga harga menjadi kembali normal dan inflasi bisa terkendali.

Kepala Distan Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan, panen raya tiga komoditas itu tersebar di beberapa titik di Provinsi Banten seperti Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang.

Untuk bawang merah pada Januari 2024 ini diproyeksikan akan panen raya sekitar 40,4 hektar atau setara 268,13 ton.

"Kami sudah minta kepada Bulog untuk pendampingan dan mengecek ke lapangan," ungkap Agus M Tauchid, Selasa (16/1/2024).

Selanjutnya, untuk komoditas cabai, ada cabai rawit dan cabai besar. Untuk cabai rawit, proyeksi panen yang akan dilakukan seluas 23,24 hektar atau setara 203 ton. Sedangkan, untuk cabai besar sekitar 52,7 hektar atau setara 470 ton.

"Ini juga sudah kita sampaikan kepada ABM, jadi kita berikan data by name by address serta titik koordinat dimana lokasi penen akan terjadi," katanya.

Hal yang sama untuk proyeksi panen padi yang berdasarkan hasil verifikasi di lapangan potensi produksi padi pada Januari 2024 diperkirakan sebesar 73.132 ton GKG atau setara 46.421 ton beras.

“Dan pada Februari diperkirakan produksi padi sebesar 130.584 ton GKG atau setara 82.569 ton,” imbuhnya.

Sedangkan, tambah Agus, pada bulan Maret 2024 produksi beras di Provinsi Banten diperkirakan akan mengalami surplus sebesar 92.661 ton dengan potensi produksi sebesar 335.820 ton GKG atau setara 212.339 ton beras.

“Hal itu dipengaruhi dari realisasi tanam kita di bulan Desember 2023 yang mencapai 59.763 hektar,” ucapnya.

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Panen Bawang Merah dan Rambutan Serta Tanam Cabai

 


Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten panen bawang merah dan rambutan serta melaksanakan penanaman cabai di Kawasan Sistem Pertanian Terpadu (Sitandu) Provinsi Banten, Jumat (19/1/2024).

"Bawang merah dan cabai merupakan komoditas yang harus diperhatikan dalam rangka pengendalian inflasi," kata Al Muktabar.

Menurut Al Muktabar, dalam pengendalian inflasi dirinya memliki prinsip untuk terus menanam. Diharapkan, dengan terus menanam pada masa yang akan datang, akan melaksanakan panen.

"Namun, untuk bisa memanen, tanaman harus terus dilakukan perawatan," ucapnya.

Al Muktabar mengatakan pentingnya merawat tanaman dengan baik selayaknya merawat makhluk hidup lainnya, seperti memberi asupan nutrisi dan menyiramnya secara rutin sehingga tanaman bisa tumbuh berkembang optimal. 

"Tanaman itu pada hakikatnya sama dengan kita, mempunyai rasa dan sebagainya. Jika kita merawatnya dengan sepenuh hati, dipastikan ia akan tumbuh dengan baik," katanya.

Al Muktabar menjelaskan, Pemprov Banten memiliki Kawasan Sitandu. Kawasan tersebut merupakan pusat riset yang memiliki luas 18 hektar.

“Saya harapkan Sitandu ini bisa menjadi pusat riset pertanian di Provinsi Banten,” katanya.

Dikatakan Al Muktabar, Pemprov Banten terus mendorong masyarakat untuk menggiatkan menanam, terutama bawang merah dan cabai yang bisa memanfaatkan lahan kosong di pekarangan rumah masing-masing.

"Pada dasarnya kita mempunyai potensi untuk memperkuat ketahanan pangan kita. Makanya kegiatan menanam ini terus kita giatkan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Agus Tauhid mengatakan dalam rangka pengedalian inflasi pihaknya sedang menggenjot produksi cabai dan bawang merah untuk memenuhi kebutuhan konsumsi komoditas tersebut.

Pada tahun 2024 ini, pihaknya sedang mempersiapkan penanaman cabai dan bawang merah masing-masing seluas 50 hektar, 20 hektar yang pendanaannya bersumber dari APBD dan 30 hektar bersumber dari APBN.

Lanjut Agus, pihaknya mendorong penanaman kedua komoditas tersebut secara swadaya oleh masyarakat. Agus optimis masyarakat akan tertarik menanam cabai dan bawang merah karena keuntungannya sangat menjanjikan.

Dalam rangka mendorong peran serta masyarakat, pihaknya pada tahun ini, sedang menggalakan pengadaan 1 juta bibit cabai. Pengadaannya bekerjasama dengan kelompok-kelompok tani di Provinsi Banten.

“Bibit-bibit tersebut bisa dipergunakan masyarakat,” uangkap Agus.

Agus menambahkan, pihaknya juga bekerjasama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten menggerakan masyarakat untuk menanam cabai.

“PKK Provinsi Banten memilik program gerakan setiap rumah menanam cabai. Pemerintah menyediakan bibit-bibitnya,” katanya.

Agus melanjutkan, kegiatan itu juga merupakan upaya tindaklanjut Pemprov Banten dalam upaya mengendalikan laju inflasi. Selain di Kawasan Sitandu, saat ini juga di Kelurahan Sawah Luhur Kota Serang telah panen bawang merah seluas 2,4 Hektar.

"Selanjutnya panen bawang merah di Kecamatan Kramatwatu seluas 11 Ha yang akan mulai panen di tanggal 20 Januari 2024," ucapnya.

"Panen bawang merah yang tengah berlangsung di Provinsi Banten merupakan langkah nyata Pemerintah Provinsi Banten bersama dengan Kabupaten/Kota dalam pengendalian inflasi di Provinsi Banten," tutupnya. 

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Arahkan Kawasan Sitandu Sebagai Sentra Bibit dan Edukasi Pertanian

 

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengarahkan Kawasan Sistem Pertanian Terpadu (Sitandu) sebagai sentra bibit dan pemuliaan tanaman Provinsi Banten. Sekaligus sebagai tempat edukasi untuk menarik kalangan muda terjun di usaha pertanian.

Hal itu diungkap Al Muktabar usai panen bawang merah dan rambutan serta tanam cabai bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten di Kawasan Sitandu Provinsi Banten, Jumat (19/1/2024).

“Saya harapkan Sitandu ini bisa menjadi pusat riset pertanian di Provinsi Banten,” ucapnya.

Kata Al Muktabar, kawasan Sitandu merupakan pusat riset yang memiliki luas 18 hektar. Di kawasan ini Pemprov Banten melakukan pembudidayaan dan pemuliaan tanaman lokal Provinsi Banten.

"Pada dasarnya kita mempunyai potensi untuk memperkuat ketahanan pangan kita. Makanya kegiatan menanam ini terus kita giatkan," ucap Al Muktabar.

Dijelaskan Al Muktabar, saat ini di Sitandu dibudidayakan rambutan tangkue spesifik Banten lebih khusus lagi Kabupaten Lebak. Langkah ini sebagai upaya pemuliaan tanaman lokal Provinsi Banten.

Masih menurut Al Muktabar, rambutan tangkue memiliki keunggulan mudah dibuka. Saat dinikmati daging buahnya, serat bijinya tidak banyak yang ikut.

“Daging buahnya bersih,” ungkapnya.

Lanjut Al Muktabar, di Sitandu juga dikembangkan jambu, alpukat, aren, dan sorgum. Juga dikembangkan peternakan sapi, kambing, bebek, dan ayam.

“Kita berharap ini menjadi pusat riset pengembangan dari pertanian dan peternakan,” ucapnya.

“Kawasan ini menjadi kawasan riset Provinsi Banten dalam rangka pemuliaan tanaman. Kita juga punya sawah dalam rangka pengembangan bibit padi,” tambah Al Muktabar.

Al Muktabar berharap, Kawasan Sitandu mampu menjadi model ketahanan pangan dalam berbagai aspek.

Masih menurut Al Muktabar, Provinsi Banten pada dasarnya merupakan wilayah yang dapat dikembangkan berbagai hal. Masyarakat bisa mendapatkan tambahan nilai dari aktivitas pertanian itu sendiri.

“Kita akan mengedukasi generasi muda yang kita harapkan bisa menekuni bidang pertanian dalam arti luas ini kita dorong,” ungkapnya.

“Provinsi Banten khususnya di kawasan selatan yang diwakili Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang dan sebagaian Kota Serang serta Kota Cilegon akan terus kita giatkan. Ini harapan kita untuk mengembangkan pertanian di Provinsi Banten,” pungkas Al Muktabar.

Pj Gubernur Al Muktabar Minta ICMI Banten Terus Berkontribusi dalam Pembangunan

 


Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar membuka musyawarah wilayah bersama Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah (ORWIL) Banten di Aula Inspektorat Provinsi Banten, Kp3B, Kota Serang, Sabtu (20/01/2024).

Pada kesempatan itu Al Muktabar meminta ICMI untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Banten.

“Agenda rencana kerja itu menjadi partnership kita untuk menjadi komponen utama yang kita ikhtiarkan bersama untuk mencapai kesejahteraan masyarakat,” ungkap Al Muktabar.

Menurutnya, ICMI diisi oleh para pemikir dan cendekiawan diharapkan mampu memberikan pemikiran dan gagasan untuk membangun Banten. Terlebih lagi, para cendekiawan ICMI ini dibekali ilmu pengetahuan dan ilmu teknologi melalui seminar-seminar yang mampu menghasilkan fokus kinerja dan rekomendasi untuk Pemprov Banten.

“Pada dasarnya ICMI berbasis ilmu pengetahuan. Yang mana para cendekiawan ini dengan ilmu yang dimiliki mampu menindaklanjuti berbagai teknis lainnya yang mampu memberikan dampak yang terukur terhadap program pembangunan,” jelasnya.

Al Muktabar juga menyampaikan, pihaknya juga terus berkontribusi dalam penyelenggaraan program kerja ICMI. Dirinya akan terus menerima saran pembangunan dan memberikan dukungan untuk ICMI itu sendiri.

“Tentu kita sekecil-kecilnya memberikan fasilitas dan berbagai hal teknis di samping kita membuka ruang penyusunan RKPD, RPJMD kemarin kita melibatkan para cendekiawan di sini untuk memikirkan pembangunan Banten bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Icmi Pusat Muhammad Najib menyampaikan bahwa program kerja ICMI ini difokuskan kepada program unggulan dalam menyelesaikan permasalahan masyarakat. Ia menyebutkan dalam pelaksanaannya sangat diperlukan kolaborasi dengan pemerintah dan stakeholder terkait.

“Program unggulan ini ialah program yang menjadi kebutuhan dasar  yang bisa berkontribusi untuk menyelesaikan masalah dari persoalan dasar yang dihadapi masyarakat dan peran ICMI ini sangat konteks dengan pembangunan  Bangsa Indonesia dari berbagai aspek,” jelasnya.

Ia menyampaikan, program unggulan ICMI ini didasari dengan tujuan ICMI itu sendiri. Dimana, tujuan ICMI ialah mewujudkan masyarakat madani dengan meningkatkan kualitas iman dan takwa  serta ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Dengan pengembangan SDM yang terus kita upayakan pada penyusunan program kerja ini, para cendekiawan mampu memberikan inovasi dan mampu merumuskan serta mengembangkan kebijakan yang bersifat strategis untuk pemberdayaan pembangunan nantinya,” pungkas Najib.

Pj Gubernur Al Muktabar Hadiri Paripurna PAW Anggota DPRD Provinsi Banten

 


Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menghadiri Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah Anggota DPRD Provinsi Banten, Pergantian Antar Waktu (PAW) Fraksi Partai Gerindra sisa masa jabatan 2019-2024 dan pengumuman perubahan susunan keanggotaan dan pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD dari Fraksi PKB, Kamis (24/8/2023).

Pengucapan sumpah itu didasarkan pada Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 100.2.1.4-3198 Tahun 2023 tanggal 15 Agustus 2023 tentang Peresmian Pengangkatan PAW Anggota DPRD Provinsi Banten Atas Nama Ida Farida Arief Menggantikan Saudara Syihabuddin Sidik dari Fraksi Partai Gerindra. Syihabuddin Sidik digantikan karena meninggal dunia.

Atas nama Pemprov Banten, Al Muktabar mengucapkan selamat kepada Ida Farida Arief yang baru saja mengucapkan sumpah janji anggota DPRD Provinsi Banten. Dirinya berharap, Ida Farida Arief meraih sukses dan dapat bekerjasama dengan seluruh jajaran anggota DPRD lainnya maupun dengan jajaran Pemprov Banten. 

“DPRD dan Pemerintah Daerah merupakan penyelenggara pemerintahan daerah yang diharapkan mampu mengembangkan kehidupan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, serta mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat dalam sistem NKRI,” kata Al Muktabar.

Sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah, lanjut Al Muktabar, DPRD mempunyai kedudukan yang sama dengan Pemerintah Daerah dalam membangun dan mengusahakan dukungan dalam penetapan kebijakan pemerintahan daerah. Karena posisinya mewakili kepentingan dan aspirasi masyarakat, sehingga kebijakan dimaksud dapat diterima dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Tugas dan tanggung jawab sudah ada di pundak kita. Mari kita laksanakan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Ajak Perusahaan dan Pekerja Tingkatkan Budaya K3

 


Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi momentum bersama antara pemerintah, pekerja dan perusahaan, untuk terus menanamkan budaya K3 saat bekerja.


"Kita memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang dilakukan di Kota Cilegon. Kegiatan ini dihadiri oleh segenap perusahaan dari berbagai jenis aktivitas kegiatan industrinya," ungkap Al Muktabar usai memimpin Apel Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Stadion Krakatau Steel, Kota Cilegon, Rabu (24/1/2024).

Al Muktabar menyampaikan momentum ini sebagai bentuk introspeksi dan evaluasi yang selama ini telah berjalan. Dapat menjadi perbaikan untuk lebih baik ke depannya. Pekerja dan perusahaan diimbau agar dapat bersama-sama menyadari dan mengimplementasikan standar operasional saat bekerja.

"Kita juga mendorong pengawas ketenagakerjaan untuk dapat dioptimalkan. Ini memerlukan kesadaran bersama," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten, Septo Kalnadi menyampaikan, bulan K3 diperingati mulai 12 Januari hingga 12 Februari. Melalui peringatan itu diharapkan dapat meningkatkan budaya K3 dalam mengantisipasi kecelakaan akibat kerja maupun akibat penyakit di lingkungan kerja.

"Jadi keselamatan dan kesehatan kerja bertujuan salah satunya untuk bagaimana meningkatkan produktivitas perusahaan. Serta menghindari adanya fatality accident yang menyebabkan kecelakaan," ujarnya.

Septo juga mengimbau kepada para pekerja dan perusahaan untuk dapat lebih memperhatikan standar operasional pada saat bekerja, serta meningkatkan budaya K3 di setiap perusahaan.

"Memang standar operasional bekerja di tiap perusahaan itulah yang menjadi pangkal. Karena apabila terlalu menganggap remeh dan tidak menjalankan standar operasional itu selalu menjadi pangkal dari kecelakaan kerja di perusahaan," jelasnya.

Septo menuturkan pada apel bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja ini diikuti sekitar 250 pekerja yang menjadi perwakilan dari 130 perusahaan yang ada di Kota Cilegon.

Selain itu, ia mengungkapkan peringatan bulan K3 tersebut juga akan dilakukan di Kabupaten/Kota lainnya.

"Selain apel, pada Peringatan Bulan K3 ini terdapat kegiatan seminar, perlombaan pemadaman api hingga kegiatan donor darah," pungkasnya.

Pj Gubernur Al Muktabar Terus Perkuat Kesiapan Pemilu 2024

 


Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar kembali melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama jajaran Forkopimda dan Penyelenggara Pemilu. Rakor dilaksanakan di Sekretariat Desk Pemilu, Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Rabu (24/1/2024).

Sekretariat Desk Pemilu yang dibentuk Pemprov Banten itu sendiri merupakan tindak lanjut dari amanah Surat Edaran (SE) Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) nomor 100.2.2/6474/S.T tentang Peningkatan Peran Aktif Forum Koordinasi Pimpinan di Daerah (Forkopimda) Dalam Mewujudkan Situasi Kondusif Jelang Pemilu dan Pilkada tahun 2024 tertanggal 1 Desember 2023.

Dimana dalam salah satu amanah-nya menyebutkan agar Forkopimda berperan aktif melakukan pertemuan rutin untuk mendeteksi secara cepat potensi gangguan keamanan dan ketertiban jelang Pemilu dan Pilkada serentak 2024.

Al Muktabar mengungkapkan, mendekati pelaksanaan Pemilu yang tinggal menghitung hari, dirinya bersama seluruh jajaran terkait terus melakukan penguatan persiapan pelaksanaan Pemilu nanti. Selain itu, berbagai antisipasi potensi kejadian yang dapat mengganggu pelaksanaan Pemilu juga dilakukan agar hajat lima tahunan itu bisa berjalan dengan baik dan lancar.

“Kita akan memperkuat jaringan internet di beberapa titik yang masih terdapat zona blank spot,” kata Al Muktabar.

Menurut Al Muktabar, penguatan jaringan internet  penting dilakukan karena mekanisme pelaksanaan Pemilu saat ini memanfaatkan teknologi informasi pada tahapan perekapan dengan aplikasi e-rekap.

“Untuk itu akan ada tambahan penguatan sinyal. Dimana secara teknisnya nanti kita bersama stakeholder dipersiapkan,” ucapnya.

Dijelaskannya, jika ada hal-hal darurat yang terjadi seperti banjir atau bencana yang tidak kita inginkan, Pemprov Banten sudah siapkan bersama langkah-langkah mitigasi pemetaan daerah mana saja yang rawan bencana, termasuk dimungkinkan pemindahan lokasi TPS-nya.

Selain itu, Al Muktabar juga mengatakan pada Rakor itu juga dilakukan pembahasan pendistribusian logistik Pemilu 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten telah mempersiapkan mekanisme pendistribusian logistik dengan baik termasuk ke pulau-pulau atau titik tertentu yang secara teknis diperlukan kerjasama antar stakeholder dan instansi pemerintah

“Khususnya dalam distribusi logistik di Pulau-Pulau atau titik-titik tertentu diperlukan dukungan bersama dan perlu koordinasi terutama bersama TNI dan Polri,” ungkapnya.

Di sisi keamanan dan ketentraman pelaksanaan Pemilu 2024 serta kesiapan penegakan dan proses hukum lanjut Al Muktabar, dirinya mengaku telah berkoordinasi secara intens bersama Kepolisian Daerah (Polda) Banten dan Kejaksaan Tinggi Banten.

“Terkait dengan keamanan, Kepolisian telah menyampaikan kesiapannya. Dalam rangka penegakan hukum Pak Kajati telah memaparkan kesiap-kesiagaannya termasuk jika diperlukan Kejaksaan sebagai pengacara negara,” tambahnya.

“Pada intinya, Pemprov Banten bersama KPU, Bawaslu dan Forkopimda sudah siap. Semua sudah sesuai proses dan tahapannya berikut tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga Banten dapat sukses menyelenggarakan Pemilu 2024,” tutup Al Muktabar.

bantenprov.go.id